Archive for the ‘Duh Lama Banget Sih!’ Category
Duh, Lama Banget Sih!
September 17th, 2009 Posted 12:01 am
Seperti biasa, sesekali sepulang menjemput anak-anak di sekolah kami sering mampir ke sebuah hypermarket dekat situ. Beli susu, beli biskuit, apa aja yang bukan masuk belanja bulanan.
Selesai putar sana-sini, ambil ini-itu, perut juga mulai keroncongan, waktunya bayar dan pulang! Hari biasa jam 10 begitu hypermarket manapun cenderung sepi. Jadi daripada antri, mending pilih kasir yang kosong. Ternyata gak ada. Semua kasir ada yang bayar biarpun cuma 1 orang.
Okelah, akhirnya cap-cip-cup pilih sebuah kasir yang ada pembelinya seorang ibu kira-kira berusia akhir 40 tahunan. Tidak terlalu tua sebetulnya. Aku mendorong troli untuk antri di situ. Setiap kali antri, aku selalu ngobrol dengan anak-anak, bercanda apa saja biar gak bete. Tapi kok kali ini lama ya? Kulihat belanjaan ibu itu juga gak banyak. Aku mulai nguping pembicaraan si ibu dengan mbak kasir. Wah ngobrol! Aduuhh… masa harus pindah? Males banget…
Akhirnya aku pasang tampang “antri”. Tau kan, wajah orang yang antri? Sedikit tidak bersahabat gitu? Mbak kasir melihat ekspresi mukaku mulai gak enak. Sesekali melirik ke aku. Si Bungsu duduk di atas troli, Si Sulung berdiri di belakang troli.
Aku dengar ibu itu ngobrol seputar kartu kreditnya, ini pertama kalinya pakai kartu kredit. Ooohh… noo…!! Ngapain juga dia cerita urusan kartu kredit sama mbak kasir? Rumpinya di arisan aja, Bu!
Seperti mengerti isi kepalaku, Si Bungsu yang mulutnya memang tanpa rem (Ibunya banget sih!) mulai ngomel, “Duh, lama banget sih!” Kontan ibu yang asik ngoceh itu nengok mencari sumber suara. Dengan warna suara begitu, tersangkanya hanya Si Bungsu. Lalu dia memandang dengan tatapan yang tidak bersahabat. Kupandang juga ibu itu dengan tatapan yang lebih tidak bersahabat. Dalam hati, “Mau ngomelin anak saya, bu? Silakan kalo ga malu sama umur!” Ternyata niat tinggal niat. Ibu itu langsung kabur! Begitu tiba giliran bayar, mbak kasir bilang, “Maaf lama, Bu…”
“Gak apa-apa, Mbak. Anak saya memang jujur kok!”
Tags: Senyum, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung
Posted in Duh Lama Banget Sih!






