Ih, Yesus Kereenn…!!
Kamis Putih. Sore.
Sepulang dari memenuhi janji temu dengan dua orang Nuliser, aku terjebak macet gila-gilaan. Dari Semanggi ke rumahku di Harapan Indah butuh waktu tiga jam! Niat untuk misa sore pupus sudah. Sepanjang perjalanan, aku harus menghibur Si Sulung dan Si Bungsu dengan kisah sengsara Yesus.
Cerita tentunya dimulai sejak Minggu Palma ketika Yesus masuk Yerusalem. Terus mengalir sampai akhirnya Yesus didera dan memanggul salib sampai ke Golgota. Perlu banyak detail supaya cerita berakhir ketika kami memasuki gerbang kompleks, seperti siapa perempuan yang membasuh wajah Yesus, siapa yang menebas telinga kanan prajurit, siapa yang membantu memanggul salib dan sebagainya. Tentunya, cerita disinkronisasi dengan ajaran guru di sekolah.
Cerita tentunya disampaikan dengan gaya anak-anak.
“… Yesus jatuh ketiga kali,” tatapanku sesekali ke arah kedua anakku.
“Kenapa jatuhnya tiga kali? Kenapa nggak empat kali?” Si Bungsu yang rasa penasarannya tinggi membuatku mati gaya.
“Kenapa ya? Besok kita tanya Romo aja, ya?”
“Tanya Romo Pakdhe ya, Bu!”
Cerita berlanjut.
“Yesus sampai di Golgota, kan sudah capek, penuh luka, lalu disalib. Tangan dan Kaki-Nya dipaku. Sakit ya?”
Diselingi dengan lagu yang diajarkan Ibu Guru
Tanda paku di kaki dan tangan
Tanda cinta, tanda cinta
Tanda tombak menusuk di pinggang
Tanda cinta-Nya Tuhan
Itu semua Tuhan sudah terima
Guna selamatkan yang ikut Dia
Selamat orang yang tidak melihat
Tapi percaya juga
Usai menyanyi, cerita dilanjutkan.
“Yesus waktu disalib langsung mati nggak , Bu?” Si Bungsu bertanya dengan mimik serius.
“Nggak. Kan Yesus matinya jam tiga sore. Lama Yesus disalib begitu.”
“Jadi nggak langsung mati?”
“Ya nggak.”
Dengan polosnya seperti biasa Si Bungsu nyeletuk, “Ih, Yesus kereenn..!! Udah disiksa sampai berdarah, disalib nggak langsung mati..!!”
Duuhh… Si Bungsu anakku… kamu selalu bikin Ibu mati gaya!
Tertarik dengan yang ini?
Tags: Homeschooling, Paskah, Senyum, Si Bungsu
This entry was posted on Thursday, April 8th, 2010 at 3:35 am and is filed under Ih Yesus Kereenn…!!. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.







6:11 pm on April 8th, 2010
hahahaha… Bener tuh Yesus kereeen! G br nyadar setelah dengar komen si Vyel
8:04 pm on April 8th, 2010
@ Tante Angel: hehehe… setuju tante!
11:14 pm on April 10th, 2010
hihihihi…
)
yang gede selain mati gaya, malu juga kali ye
5:53 pm on April 12th, 2010
@ Femi: yoee… keder bow wkwkwk
9:56 pm on May 30th, 2010
Hahahaha Vyel lucu ya, yah kebayang yang jadi mamanya hahahaha
10:14 pm on May 30th, 2010
@ Vera: yaa… gitu deehh… wkwkwk