Merangkai Bunga bersama Ibu
Hari Ibu di TKK Sang Timur dirayakan jauh lebih cepat jadi Sabtu, 14 November 2009. Anak dan Ibu bekerja sama membuat rangkaian bunga.

“Ayo kita merangkai bunga, Bu!” Kata Si Bungsu. Waduh! Seumur-umur aku paling ga bisa disuruh merangkai bunga! Merangkai kata-kata aja deh lebih pasti.
Hm… gimana ya?
Untung aja! Kan kemarin Si Ayah baru ulang tahun. Lumayan ada bekas pot bunga plus oasisnya. Eh, masih ada juga bunga yang masih lumayan segar.

Dipakai aja deh… Daur ulang…
Pokoknya asal tancep. Anaknya kerja, ibunya ngerecokin hehehehe…
Udah gak pede banget rangkaiannya yang paling antik karena bunganya ga segar lagi. Yang lain kan pakai mawar dan daisy yang jauh lebih cantik dan warna-warni.
Ternyata..
Juara II! Horee…!! Itu juga udah bagus, kan daur ulang dari rangkaian bunga sebelumnya hehehe…
Akhirnya punya piala juga di rumah. Seumur-umur, gak ada yang pernah punya piala nih, termasuk Ayah-Ibunya.
Karena menang, bunganya taruh di Kapel Sekolah aja, hadiah buat Yesus yang udah bantuin kita jadi juara.
Terima kasih, Tuhan…
Foto lengkapnya bisa dilihat di sini.
Bersambung ke Membuat Topi Natal bersama Ayah
Tertarik dengan yang ini?
Tags: Sekolah, Si Bungsu, Si Ibu
This entry was posted on Saturday, November 14th, 2009 at 6:52 pm and is filed under Merangkai Bunga bersama Ibu. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.







8:24 am on January 13th, 2010
[...] Sambungan dari Merangkai Bunga bersama Ibu [...]