Posts Tagged ‘Fiksi’

Di Balik “Satu Tahun Satu Bulan Satu Hari”

No Comments »

September 9th, 2009 Posted 9:09 pm

Fiksi Pertama Setelah 14 Tahun. Beberapa saat mengamati para Nuliser di Yuk Nulis! yang mulai merambah ke fiksi, aku jadi tergoda juga. Bingung juga, mau tulis apa ya? Tiba-tiba ide itu muncul ketika Si Sulung yang senang mendengarkan lagu “I Will” The Beatles dari ponselku. Ah itu dia! 14 tahun tidak menulis fiksi, rasanya mulai dari awal [...]

Helani, Melani, Jalu, dan Leji

No Comments »

July 26th, 2009 Posted 10:28 pm

(Mikayla Karissa Denel)

Seekor anjing bernama Leji.
Leji lucu sekali, dia kecil warnanya coklat
Dia melihat seekor kuda, ayam dan burung
Leji berlari menuju burung, ayam dan kuda
Dia berkenalan bersama ayam,burung,dan kuda
Leji bilang, “Hai, namamu siapa?”
Jawab kuda, “Namaku Helani.”
Kata Helani, “Namamu siapa?”
Kata Leji, “Namaku Leji.”
Kata Helani, “Hei, namanya lucu sekali.”
Kata Leji, “Dulu aku rumahnya sama keluargaku jadi aku dinamain Leji begitu.”
Kata burung, “Namamu siapa?”
Kata Leji, “Namaku Leji. Namamu siapa?”

(more…)

Helani, Melani, dan Jalu (2)

3 Comments »

July 26th, 2009 Posted 12:40 pm

(Mikayla Karissa Denel)

Si kuda Helani dan si burung Melani berjalan-jalan
Kata Melani, “Hei Helani, ayo kita kunjungi ayam itu.”
Berkata Helani, “Iya Mel, ayo kita kunjungi.”
Lalu berdua itu ke ayam dan Melani turun dengan badan tegak, berkata helani, “Hei,ayam kau
kehilangan ibumu.”
Ayam itu sedih dan dia bilang, “Bukan, aku ini kehilangan teman. Helani dan Jalu, sarapan dahulu.”
Dia jalan-jalan terus dia pulang dan makan siang.
Semulai malam ia tidur sama Helani. Helani membangunkan, katanya Hei! Jalu, Melani, ayolah bangun.” Sesudah berdua itu bangun, kata Jalu, “Baiklah, kita akan bangun.”
Dan dia sarapan.
Helani mencari rumput, Melani mencari ulat. Tetapi Jalu tidak dapat makanan.

(more…)

Helani, Melani, dan Jalu (1)

No Comments »

July 26th, 2009 Posted 12:30 pm

(Mikayla Karissa Denel)

Seekor ayam bernama Jalu. Dia bertemu Helani dan Melani.
Terus kata Jalu, “Ayo kita main.”
“Ayo,” kata Melani.
Terus akhirnya si Helani dan Melani bersama Jalu bermain dengan rumah-rumahan dibikin pakai kayu dan habis itu bermain kemah-kemahan dibikin pakai selimut dicampur kayu.
Sebelum tidur siang, dia makan-makan. Jalu memakan biji jagung, terus Melani makan rumput, kalo Helani makan apel atau jagung.
Habis itu Jalu, Melani dan Helani tidur siang. Terus dia makan siang dan habis itu semua binatang bobo malam.
Yang duluan bangun pagi Jalu. Lalu si Jalu berteriak, “Helaniiiiiiiiiiiiiiiiiii”

Melani dan Helani

No Comments »

May 12th, 2008 Posted 12:09 pm

(Mikayla Karissa Denel)

Seekor kuda poni. Kudanya lagi lari-lari. Kudanya warna coklat namanya Melani. Kudanya kecil, ekornya pendek, matanya warna biru, rambutnya warna coklat, mukanya coklat, ekornya warna coklat. Kudanya lagi main-main sama orang. Terus kuda poni makan sama orang. Habis itu kudanya lari-lari lagi. Habis itu kudanya tidur.

Seekor burung bernama Helani. Terus burungnya lagi di pohon. Habis itu burungnya terbang-terbang yang tinggi sekali. Na terus burungnya di pohon ada sarangnya. Terus di situ ada anak burung. Yang lagi cari makannya itu ibunya yang lagi cari makannya. Na itu ibunya kan terus anaknya makan sudah diambilin makannya. Terus anaknya sudah jadi besar ya kan na anaknya juga masih makan.

Kuda poni sama burung. Kuda poninya kenalan sama burung. Kata kudanya nama aku Melani. Terus kata burungnya nama aku Helani. Terus habis itu Melani sama Helani berteman. Habis itu kuda sama burung main-main. Terus kudanya main petak umpet.

Tags: ,
Posted in Melani dan Helani