Posts Tagged ‘Maaf’
Sahabatmu Bukan Sahabatku, atau Kamu Bukan Sahabatku?
No Comments »
Beberapa waktu lagi aku baru saja “berantem” dengan seorang sahabat. Paling tidak, sampai detik berantem itu, aku masih menganggap kami bersahabat. Kenapa aku menggunakan kata “berantem”? Untuk menunjukkan bahwa yang diributkan memang kemudian jadi gak mutu. Urusan penghargaan sebagai sahabat jadi terkubur dengan prinsip “urusan masing-masing”.
Semua manusia pasti punya jejaring sahabat sendiri kan? Tidak mesti [...]December 7th, 2009 Posted 2:42 pm
Tags: Buku My Life is An Open Book, Curhat, Etika, Gerundelan, Kasih, Luka Batin, Maaf, Sahabat
Posted in Sahabatmu Bukan Sahabatku atau Kamu Bukan Sahabatku?
Aku Marah di Hadapan Altar-Nya
No Comments »
Setelah bertahun-tahun tidak lagi rutin ke gereja, hari Minggu kemarin aku ke gereja. Aku bukan orang yang bisa menyambut Ekaristi dalam keadaan marah dan benci. Aku marah, aku benci, aku terluka. Urusan domestik yang tak kunjung terselesaikan selama empat tahun terakhir sungguh mengganggu stabilitas mental dan jiwa yang akhirnya berpengaruh pada ketahanan fisikku. Sakit-sakitan, lebih [...]
October 19th, 2009 Posted 9:27 am
Tags: Doa, Gereja, Harapan, Kasih, Keluarga, Luka Batin, Maaf, Si Ayah, Syukur
Posted in Aku Marah di Hadapan Altar-Nya




