Posts Tagged ‘Pendidikan’
Hormat… G’rak!!
August 18th, 2010 Posted 12:56 pm
Sejak jadi homeschooler, ini adalah tahun pertama kami dengan suasana tanpa-upacara-di-sekolah. Apalagi karena momen ini jatuh di bulan puasa, alhasil di rumahku tidak ada kegiatan apapun. Si Sulung masih lumayan pernah ikut acara 17-an 3 kali, sementara Si Bungsu baru pertama kali ikut tahun lalu.
Pagi-pagi, menikmati upacara dari tivi. Seorang sahabat mampir ke rumah sembari menunggu anaknya yang upacara di sekolah dan bertanya, “Anak homeschooling ga upacara dong?” Pesan yang sama kuterima dari sahabat lain lewat surel. Hm… otakku gatal pingin bikin sesuatu. “Ilmu” mekanikku dan Si Ayah minim banget. Belum paham “ngelotok” soal teori seputar gear dan sebagainya. Yang penting semangat dulu! Kupandangi science set yang menanti dengan sabar untuk dirakit. Bikin apa ya…?
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotik, Si Bungsu, Si Sulung
Posted in Hormat… G’rak!!
Road to IRO 2010: Cepat, Tepat, Teliti!
August 10th, 2010 Posted 5:04 pm
Whoaaa…
Persiapan buat Indonesian Robotic Olympiad (IRO) 2010 emang udah dua bulan lebih. Dari kemarin sih tenang-tenang aja. Bisa laahh…. Tinggal berdoa semoga pas saatnya nanti Si Sulung dan partnernya gak grogi. Soalnya penilaian ketat. Setelah robot berbentuk mobil mirip Tamiya itu dirakit, hanya ada satu kesempatan lomba apapun yang terjadi. Kalau mobilnya ada yang lepas, ya pasrah deh. Mengerikaaannn…!!
Sebagai official team dari Robotics Education Center (REC) Harapan Indah, semua peserta udah mampu. Kita yakin kok. Latihan udah cukup. Technical meeting untuk peserta dan orang tuanya juga udah digelar.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotik, Si Sulung
Posted in Road to IRO 2010: Cepat Tepat Teliti!
Road to IRO 2010: Catat, Analisa, Perbaiki!
June 16th, 2010 Posted 9:19 am
Rapor sudah diterima!
Libur telah tiba!
Si Sulung dan Si Bungsu sudah pamitan dengan sekolah lamanya. Penuh menjadi homeschooler!
Liburan. Hm… ngapain ya? Eh, lupa! Kan Si Sulung mau persiapan buat Indonesian Robotic Olympiad (IRO) 2010. Emang sih, masih tgl 14 Agustus nanti. Tapi kan, sekarang aja belum tau mau bikin model apa. Mumpung liburan, bisa latihan setiap hari nih.
Target yang harus dibuat: mobil model Tamiya. Untuk kategori Road Runner, model tidak terlalu diperhitungkan, kecepatan yang perlu perhatian penuh. Aku harus belajar apa itu gear, axle, half bashing, full bashing, pulley, dan masih banyak lagi. Hm… mari menjadi mekanik!
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotik, Si Bungsu, Si Sulung
Posted in Road to IRO 2010: Catat Analisa Perbaiki!
Sharing: Homeschooler yang sudah jadi “orang” (1)
June 4th, 2010 Posted 5:00 pm
Surat dari Margareta Kesumadewi pelaku homeschooler yang sekarang sudah jadi “orang”. Mudah-mudahan sharing dari Reta menjadi “pelipur lara” atas segala label negatif homeschooling.
hey mbak lini n smuaa
reta dulu HS pas SMA, 2 taun.
jujur, gara2nya ga suka sama sistem pendidikan sekolah formal. di kelas cuma nyatet yang didikte guru, yang dibahas pun semua sudah ada di buku (yang menurut reta harusnya guru ngasih pengetahuan di luar buku saat di kelas, kalo cuma dari buku kan bisa baca sendiri), belum lagi tugas2 dan PR yang kebanyakan juga cuma nyalin jawaban dari buku. dan giliran ada pertanyaan tentang materi di luar buku, guru2 pada ga bisa jawab.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Surat
Posted in Sharing: Homeschooler yang sudah jadi "orang" (1)
“Toilet!”
April 19th, 2010 Posted 9:37 am
Menjadi ibu beranak dua rasanya sama seperti ibu beranak satu: selalu penuh kejutan! Si Sulung memang menjadi “bahan eksperimen”. Jika berhasil, akan diterapkan pada Si Bungsu. Niatnya begitu. Pada kenyataannya, hasil ekperimen yang berhasil itu belum tentu juga berhasil pada adiknya. Kembali ke no: eksperimen ulang!
Begitu juga di urusan membaca. Si Sulung diajarkan membaca ketika usia empat tahun lewat pengenalan huruf, baru pengenalan kata. Berhasil. Diterapkan pada Si Bungsu, tetap nihil. Ganti strategi. Langsung kenalkan bentuk kata pada Si Bungsu, baru diurai hurufnya. Berhasil!
Setelah mampu membaca dan menuliskan namanya sendiri—meskipun masih gagap untuk mengeja—Si Bungsu mulai fasih “membaca” beberapa simbol petunjuk dan logo macam “ATM BCA”, “McDonald’s”, “KFC”, dan banyak lagi. Jika logo itu berbentuk kata memang agak sulit membacanya.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Si Bungsu, the De.N.eL.s
Posted in “Toilet!”
Drama Lain dari Sebuah Kompetisi
April 14th, 2010 Posted 11:43 am
Jakarta Junior Robotics Competition 2010
Robotics Education Center (REC)
Setelah latihan keras selama dua bulan dan super intensif selama dua minggu, akhirnya tiba juga waktunya. Ajang kompetisi terbesar yang pernah diikuti Si Sulung dan Si Bungsu, apalagi cakupannya nasional (ada peserta dari Pekanbaru juga lho!). Sejak anak-anak menjadi outschooler (terdaftar di sekolah konvensional tapi mengikuti program homeschooling), ajang ini menjadi sangat penting. Ini akan masuk ke “rapor” berbentuk jurnal mereka. Deg-degan, pasrah, gugup, panik, semua jadi satu.
Gavryel Griffin Denel dengan nomor peserta 67 terdaftar dalam kategori Mozaic 1D (usia 4-5 tahun) bersaing dengan 16 peserta.
Mikayla Karissa Denel dengan nomor peserta 120 terdaftar dalam kategori Mozaic 3D (usia 6-7 tahun) bersaing dengan 23 peserta.
Ada lagi kategori juara favorit berdasarkan polling SMS yang dikirimkan dengan hadiah ponsel.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotik, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, Syukur, the De.N.eL.s
Posted in Drama dari Sebuah Kompetisi
Bu Guru, Belajar Dong! (3)
January 28th, 2010 Posted 5:45 pm
Lanjutan dari Bu Guru, Belajar Dong! (2).
Setelah kasus main salon-salonan yang berakibat Si Sulung jadi sasaran Bu Guru dan membuat kami orang tuanya menghadap ke Suster Kepala SD, beberapa hari kemudian memang Bu Guru sedikit membaik sikapnya. Kami mengira Bu Guru sudah berubah. Ternyata tidak!
Dua hari lalu, Si Sulung pulang dengan uring-uringan seperti sebelumnya. Apa lagi nih? Dia cuma sesenggukan.
“Kenapa, Nak?”
Si Sulung masih terus menangis. “Susah bilangnya, Bu…” Saking emosinya, pasti susah untuk cerita. Lama sampai akhirnya dia mau cerita.
“Buku Yla dilempar Bu Guru. Bukunya jatuh. Sampai terbuka…” wajahnya sungguh kecewa. Aku langsung naik pitam. Guru ini habis ditegur kok malah main lempar-lemparan? Apa sih masalahnya? Sungguh bukan pendidik!
Tags: Pendidikan, Prihatin, Si Sulung
Posted in Bu Guru Belajar Dong! (3)
Kepada Yth. Ibu Guru
January 25th, 2010 Posted 11:00 am
Ini adalah surat yang kami sampaikan pada Ibu Guru dalam artikel Bu Guru, Belajar Dong! (2). Surat ini sudah saya sunting.
Kepada Yth.
Ibu Guru
Wali Kelas 1B
Dengan hormat,
Kami, orang tua Mikayla Karissa Denel kelas 1B, menyatakan keberatan atas tindakan Ibu Guru terhadap Mikayla kemarin siang. Tindakan Ibu Guru untuk “menanyai” Mikayla dengan cara tersebut sangat tidak arif. Mikayla tidak diberi kesempatan untuk menceritakan seluruh kejadiannya. Menanyai anak dengan suara keras dengan penekanan penuh, pertanyaan yang “terarah” dan wajah yang sangat dekat (hanya sejengkal) dari wajah Mikayla tentu membuatnya tertekan. Dalam keadaan tertekan, siapapun akan mengakui hal yang tidak dilakukannya asal terbebas dari tekanan.
Saya memang tidak melihat kejadiannya. Mikayla bercerita bahwa ia menggunting rambutnya SENDIRI, lalu Si A meminjam gunting dan ikut menggunting rambutnya sendiri juga. Baru kemudian Si B meminjam gunting untuk menggunting rambut Si C. Kalaupun ketiganya sudah ditanyai, lalu Si B dan Si C menyatakan Mikayla yang berbuat, dalam hal ini kesaksiannya saya sangsikan. Para “tersangka” sangat tidak valid keterangannya sebagai saksi. Bagaimanapun, tidak ada orang yang mau disalahkan. Sangat manusiawi kalau semuanya tidak mau mengakui kebenaran. Yang seharusnya menjadi saksi adalah murid lain yang melihat, bukan Si B dan Si C.
Tags: Pendidikan, Prihatin, Si Sulung, Surat
Posted in Kepada Yth. Bu Guru
Bu Guru, Belajar Dong! (2)
January 25th, 2010 Posted 8:00 am
Sambungan dari Bu Guru, Belajar Dong!
Surat yang kami sampaikan pada Ibu Guru ada di Kepada Yth. Ibu Guru
Setelah satu semester aku dan Si Ayah cukup bersabar dengan pola pendidikan Bu Guru di sekolah Si Sulung, akhirnya kesabaran kami menipis juga. Sebetulnya, kemurkaan ini menjadi klimaks pada sebuah kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Supaya lebih paham duduk perkaranya, aku akan menceritakannya dari asal-muasalnya dulu.
Bu Guru ini tahun lalu masih mengajar di TK, tapi tidak pernah mengajar Si Sulung. Tahun ini mulai mengajar di SD. Naik kasta ceritanya. Ketika Si Sulung duduk di TK B, ada sebuah kejadian yang meninggalkan luka dalam di hatinya. Mei 2009, lagi seru-serunya panitia Pelepasan TK B di Sekolah. Tentu saja para Ibu beserta anak-anaknya setiap hari ngepos di Sekolah mengurus ini-itu, termasuk aku. Bahkan Si Bungsu juga ikut ngepos padahal belum sekolah.
Tags: Pendidikan, Prihatin, Si Sulung
Posted in Bu Guru Belajar Dong! (2)
Bu Guru, Belajar Dong!
September 15th, 2009 Posted 4:21 pm
Hari Sabtu pagi itu, aku dan Si Ayah janjian dengan wali kelas Si Sulung. “Mau konsultasi, Bu,” begitu alasanku. Tepatnya: aku mau mempertanyakan hasil ulangan Si Sulung yang sedikit aneh.
Si Sulung memang cerdas, nilainya banyak yang sembilan atau sepuluh. Tapi selalu kutekankan, “Dapat nilai enam saja Ibu sama Ayah sudah bangga, Nak!” Jadi ketika hasil ulangannya dibagi dan ada dua kali ulangan Matematikanya yang dapat nilai DUA dan LIMA, aku hanya bisa tersenyum. Dua angka yang jeblok blas dibanding seluruh nilainya yang anggap saja rata-rata delapan belum sampai 10%-nya.
Jadi, apa yang aneh dari hasil ulangan itu? Ada dua hal. Pertama, di pelajaran Bahasa Indonesia aspek mendengarkan, ada pertanyaan “berkokok adalah suara…” Jawaban Si Sulung adalah “ayam”. Tapi dianggap salah. Harusnya ayam jantan. D’oh!! Emang ayam jantan bukan ayam ya?
Kedua, di pelajaran Agama Katolik, ada pertanyaan “apa gunanya sekolah?” Jawaban Si Sulung adalah “penting untuk anak-anak belajar”. Disalahkan juga. Yang betul adalah “tempat menuntut ilmu”. HAH?? Si Sulung sampai bertanya, “Bu, apa bedanya belajar dan menuntut ilmu?” Oh, Tuhan! Aku hanya bisa menjawab, “Nak, besok Ayah dan Ibu mau ketemu Bu Guru, ya? Besok ditanya.”
Tags: Pendidikan, Prihatin, Si Sulung
Posted in Bu Guru Belajar Dong!






