Posts Tagged ‘Review’

Review: Anakku Tidak (Mau) Sekolah

No Comments »

April 11th, 2011 Posted 1:48 am

 

Judul       : Anakku Tidak (Mau) Sekolah – Jangan Takut – Cobalah Homeschooling
Penulis    : Maria Magdalena
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal       : vii + 208 halaman
ISBN        : 978-979-22-5535-5

Sebenarnya sudah lama buku ini ada di tangan saya. Pada suatu hari, saya diberi dua buah buku oleh seorang teman. Salah satunya adalah Anakku Tidak (Mau) Sekolah – Jangan Takut – Cobalah Homeschooling karya Maria Magdalena. Hanya saja, baru sekarang saya sempat menulis ulasannya.

Dari sampulnya saya langsung menduga, pasti ini foto anaknya yang sedang asyik main Lego. Wah, hobinya sama dengan Si Sulung dan Si Bungsu nih! Oh, anaknya namanya Pandu. Pada Kata Pengantar, Maria sudah menyatakan bahwa isinya merupakan pengalaman pribadi keluarganya dalam mempraktekkan homeschooling. Pantas saja Pandu jadi model sampulnya.

(more…)

Review: TDC For (Indonesian) Kids

3 Comments »

March 16th, 2011 Posted 5:26 pm

Mencari lagu anak-anak jaman sekarang tidak mudah. Kalaupun ada, aku harus menghargai penata musiknya untuk tidak mengatakan karyanya itu jelek. Sudah bagus ada yang mau menata musik dan memproduksi, kok malah dicela. Kondisi ini masih jauh lebih baik ketimbang anak-anak yang menyanyikan lagu seputar patah hati atau cinta-cintaan.

Beruntunglah kita. Segerombol bapak-bapak musisi funky yang tergabung di The Dance Company—Kak Riyo (Aryo Wahab), Kak Bebe (Baim), Kak Mbot (Nugie), dan Kak Wega (Pongki)—peduli atas keberadaan anak-anak Indonesia.

(more…)

Review: Jubing, Gitar, Aksen

2 Comments »

March 16th, 2011 Posted 6:51 am

Pertama kali “kenal” seorang Jubing Kristianto dari kerabat yang menunjukkan video pertunjukkan Jubing bertahun-tahun lalu. Aku belum jatuh cinta. Cuma berpikir, musik daerah sebetulnya memang bagus tergantung siapa penata musiknya.

Hingga sebulan lalu, aku jalan-jalan di sebuah toko musik. Niatnya sih cari lagu The Dance Company For Kids (TDC For Kids) buat anak-anak dan Iwan Fals buatku. Apa daya mataku tertumbuk pada CD Jubing Kristianto. Emang dasar nasib, Iwan Fals gak didapat, Delman Fantasy-nya Jubing Kristianto dan TDC For Kids dibawa pulang. Berhubung di mobil gak ada CD player, jadi harus sabar menanti sampai di rumah.

Begitu sampai rumah, anak-anak gak sabar untuk dengerin lagunya. Tentu saja anak-anak langsung jatuh cinta sama Delman Fantasy dan Mission Impossible. Bermodal segala keterangan di sampul CD, aku buka semua alamat situs Jubing. Ah, itu dia! Jubing akan konser di Bentara Budaya Jakarta sebagai acara launching album Kaki Langit, album Jubing yang ke-4. Harus nonton nih. Apresiasi musik buat anak-anak sebagai anak sekolah rumah.

(more…)

Review: Homeschooling, Creating The BEST of ME

3 Comments »

June 24th, 2010 Posted 8:44 pm


Judul Buku       : Homeschooling, Creating The BEST of ME
Penulis                 : Holy Setyowati Sie, BBA
Penerbit              : Elex Media
ISBN                      : 978-979-27-6458-9
Tebal                     : xv + 168 Hal.

Pada suatu hari, saya diberi dua buah buku oleh seorang teman. Salah satunya adalah Homeschooling, Creating The BEST of ME karya Holy Setyowati Sie, BBA.

Jujur, saya tidak terlalu suka dengan sampulnya. Namanya juga diberi, pasti ada hal yang harusnya saya dapat dari buku itu. Suntingannya juga tidak terlalu saya suka. Membuat buku menarik ini lebih seperti text-book. Saya berharap bahwa suntingannya harusnya bisa jauh lebih menarik. Okelah, itu hal yang tidak saya suka. Ini soal selera, bukan soal bagus atau buruk.

Apa yang saya dapat dari buku ini?

(more…)

Review: Kekacauan Administrasi Gramedia Majalah

8 Comments »

September 20th, 2009 Posted 5:51 pm

Pada 7 Juli 2008, pertama kali saya berlangganan majalah Jalan Sesama yang franchise-nya dipegang oleh Gramedia Majalah. Saat itu saya berlangganan untuk periode satu tahun, Mei 2008 – Mei 2009. Saat itu tidak ada yang aneh, semua biasa saja, berjalan normal.

Pada 8 Juni 2009, saya melakukan perpanjangan langganan. Sama seperti tahun sebelumnya, bukti transfer lewat i-banking BCA saya lampirkan di imel perpanjangan langganan tersebut.
imel-ULJ01

Besoknya pada 9 Juni 2009, saya mendapat konfirmasi bahwa data sudah diterima dengan baik dan akan segera di-follow up. Petugas yang membalas imel tersebut membubuhkan “Lera” di bawah imelnya (apakah ini namanya? Entah!).
imel-ULJ02

Waktu berlalu tanpa saya sadari. Pada tanggal 1 September 2009, saya diingatkan anak-anak kenapa majalahnya tidak juga datang. saya bongkar semua imel dari ulj@gramedia-majalah.com. Memang tidak ada kabar. Lalu saya menanyakan status berlangganan saya. Saya tekankan bahwa saya tunggu konfirmasinya dalam 24 jam. Saya sudah rugi 3 bulan!
imel-ULJ03

(more…)

Review: Jarimagic: Penambahan dan Pengurangan

No Comments »

September 1st, 2009 Posted 7:20 pm

Jarimagic: Penambahan dan Pengurangan
M. Fajar Auliya
(Peraih Penghargaan MENDIKNAS “Juara Terbaik Nasional Metode Berhitung dengan Jari”)
ISBN: 978-979-610-164-8
Penerbit: Pustaka Widyatama, 2008
Jumlah hal: 92 hal
Ukuran: 23,5×15,5cm
Harga Toko: Rp 22.500

Aku bukan orang yang mahir matematika. Aku juga bukan Ibu yang mewajibkan anak-anak mahir matematika. Sekadar bisa, itu sudah lebih dari cukup. Makanya Si Solung tidak ikut les Kumon, Enopi dan sejenisnya. Minatnya juga bukan di situ. Minatnya menggambar, menulis, dan sekarang sedikit menunjukkan ketertarikan pada sains.

(more…)

Tags:
Posted in Review: Jarimagic

Review: ILP

No Comments »

September 1st, 2009 Posted 6:45 pm

  • Tempatnya bagus dan menarik.
  • Ada fasilitas hotspot.
  • Ada fasilitas ruang multimedia. Anak-anak bisa main internet di situ.
  • Anak-anak  dilatih untuk berani berbicara dengan aktif.
  • Kurikulumnya kurang bagus.
  • Grammar yang diajarkan tidak jelas dan tidak mapan. Kapan apostrophe s (‘s) digunakan dengan maksud apa. Misalnya: “Lini’s cooking”. Dalam hal ini berarti “Lini is cooking” atau “Lini was cooking” atau “Lini’s cooking” (masakan Lini). Yang terjadi adalah Si Sulung menuliskannya “My name Mikayla’s”.
  • Guru yang tidak akomodatif. Ketika saya mengajukan keberatan tentang penyingkatan itu dan menanyakan kapan disingkat kapan dipanjangkan, jawabannya adalah “tergantung handout”. Artinya murid ILP yang harus beradaptasi, bukan ILP mendukung metode sekolah.

Tentu lebih mudah pindah tempat kursus daripada pindah sekolah.

Tags:
Posted in Review: ILP

Review: Ciputih & Pulorida

No Comments »

July 8th, 2009 Posted 4:31 pm

Pasir Putih Ciputih Ciputih

  • Ciputih bukan lokasi yang disarankan bagi yang tidak suka petualangan, karena ada saja hal-hal di luar dugaan.
  • Ciputih adalah lokasi yang jauh dari pusat kota, persiapan mental sangat diperlukan.
  • Sebaiknya bawa camilan cukup banyak, kecuali berhenti untuk makan sebelum tiba di lokasi.
  • Disarankan untuk membawa P3K lengkap. Mencari parasetamol di warung saja hanya ketemu sebutir.
  • Sebaiknya membeli ikan sendiri atau meminta roomboy untuk Pasir Putih Ciputihmembelikan. Bisa dibakar di depan cottage, jadi kita bisa membumbui sendiri supaya lebih lezat.
  • Pelayanan hotel cukup lama, diperlukan kesabaran.
  • Di Panimbang, disarankan untuk beli bensin setidaknya setengah tanki karena setelah itu tidak ada SPBU (jaraknya 2 jam dari Ciputih).

Pulorida

  • Tidak disarankan bagi yang mengutamakan kamar higienis.Pulorida
  • Tidak disarankan untuk berenang dan main pasir di Pulorida dengan pertimbangan air laut dan pasir yang sangat mungkin mengandung minyak/oli. Tampak pada gambar, sebuah bangkai kapal yang disauhkan begitu saja dekat pantai.
  • Pulorida mungkin tempat yang bagus untuk menikmati matahari terbenam dengan berbagai kapal besar sebagai latar depan. Saya sendiri tidak membuktikannya.

Review: Berjalan di Air Pasang Surut

No Comments »

June 10th, 2008 Posted 4:34 pm

Menurut saya, buku yang baik adalah buku yang mampu mempengaruhi pemikiran orang. Buku ini cukup mempengaruhi saya bahwa ada kehidupan yang belum “merdeka”. Merdeka dari kemiskinan dan “jajahan” para pejabat setempat.
Masyarakat Pasut membuat saya bersyukur dan bersuka cita. Bersyukur bahwa kehidupan saya jauh, jauh lebih layak dan makmur dari mereka. Mereka juga hidup penuh suka cita di tengah kemiskinannya, sementara saya sendiri sering bersungut-sungut menjelang tanggal tua.

Saya merasa kecil dibandingkan kebesaran hati masyarakat Pasut yang jauh dari modernisasi.
Buku ini sungguh mempengaruhi pemikiran saya agar jauh lebih bersyukur dan bersuka cita.