Posts Tagged ‘Sahabat’

Sahabatmu Bukan Sahabatku, atau Kamu Bukan Sahabatku?

No Comments »

December 7th, 2009 Posted 2:42 pm

Beberapa waktu lagi aku baru saja “berantem” dengan seorang sahabat. Paling tidak, sampai detik berantem itu, aku masih menganggap kami bersahabat. Kenapa aku menggunakan kata “berantem”? Untuk menunjukkan bahwa yang diributkan memang kemudian jadi gak mutu. Urusan penghargaan sebagai sahabat jadi terkubur dengan prinsip “urusan masing-masing”. Semua manusia pasti punya jejaring sahabat sendiri kan? Tidak mesti [...]

Surat untuk Sahabat Pena (3)

No Comments »

December 4th, 2009 Posted 12:17 pm

Duhai sahabat gue yang diberkati Tuhan, Gue sangat berduka, sepeninggal pertemuan itu lu malah jatuh sakit. Lu bilang, waktu kita ketemu lu sudah gejala sakit. Kenapa gak bilang? Lu tau gak, rasanya blingsatan begitu beberapa hari kemudian  lu bilang kalo lu sakit. Suara lu lemah banget. Gue gak bisa bantu apa-apa. Gue gak bisa terbang ke [...]

Antara Jus Mangga dan Rantang

No Comments »

November 7th, 2009 Posted 1:44 am

Kamu melukis kita Duduk di atas rumput di tepi danau Di hadapan mentari senja Di sampingnya ada rantang berisi makanan Diberi catatan: Agar tidak kelaparan! Sambil memelototi sketsamu Kamu membuat jus mangga ajaib Resep a la seorang Sarjana Teknik Kimia Dengan campuran jeruk nipis, bawang putih, dan garam Diberi catatan: Jangan dicoba, rasanya gak karuan! Apakah untuk melukis rindumu Kamu perlu mabuk minuman mengerikan itu? Membayangkannya saja [...]

Surat untuk Sahabat Pena (2)

No Comments »

November 6th, 2009 Posted 7:31 pm

Hei… Mengingat biasanya kita ber-gue-elu, maka kali ini lebih enak begitu. Tadi sore, akhirnya gue menangis. Kenapa? Hm… gue belum pernah cerita ya. Tapi gak penting kenapa gue menangis. Jangan GR dulu, ini bukan menangisi elu. Gue menangis karena problem gue. Yang penting adalah saat gue menangis itu yang perlu lu tahu. Waktu gue menangis, gue inget elu. [...]

Hadiah Puisi dari Seorang Sahabat

18 Comments »

November 3rd, 2009 Posted 8:15 am

Tuhan Yesus,

kami masih bersatu, ya Tuhan yang pengasih,
dan kami bersyukur, terutama kepada Engkau,
dan kepada satu sama lain, untuk kesempatan istimewa
dan kebahagiaan dari tahun-tahun kami bersama.
Kami tahu bahwa bukanlah pesona kami,
atau kehebatan dan tekad kami, melainkan karena
anugerahMulah hingga kami boleh merayakan
hari ulang tahun pernikahan kami ini.

(more…)

Sahabat Pena

No Comments »

October 6th, 2009 Posted 6:00 pm

Dengar kata itu rasanya kok antik banget ya? Sahabat pena. Kapan terakhir kali dengar kata itu? 10 tahun lalu? Atau lebih? Kapan terakhir kali aku punya sahabat pena? Rasanya waktu SMP, sekitar  20 tahun lalu. Udah lama banget ya. Sebenarnya, surat dan surat elektronik (e-mail) kan sama aja. Surat, ya surat. Beda dengan SMS atau aplikasi [...]

Tags:
Posted in Sahabat Pena