Posts Tagged ‘Si Bungsu’
Xie Xie, Jiao Lian!
November 26th, 2011 Posted 8:55 am
Setelah Si Sulung dan Si Bungsu berhenti dari tempat les robotikanya awal tahun 2011 ini, kami mencoba kegiatan lain yang tidak kalah seru: wushu!
Seorang kawan menyarankan, “Untuk anak macam Yla dan Vyel yang gak bisa diam, terutama Yla yang agak sulit mengatasi emosinya, perlu olah raga yang seimbang kanan dan kiri. Misalnya wushu, renang, sepeda, hiking.” Si Sulung sejak keluar dari sekolah formal, perlu pemulihan luka batin atas yang dialaminya di sekolah dulu.
Aku membuka Google, mencari di mana tempat wushu yang terdekat dari rumah. Sasana Rajawali Sakti di Kelapa Gading. Lumayan juga harus menempuh jarak 8 km dua kali seminggu, tapi tak ada salahnya untuk dicoba.
Hari pertama Si Sulung resmi menjadi murid wushu, dia begitu semangat campur gugup. Wushu bukan olah raga mudah. Kombinasi gerakan tangan-kaki dan kanan-kiri cukup menguras konsentrasi. Si Sulung sangat fokus, belum pernah aku melihatnya begitu fokus, bahkan selama mengajarnya robotika di tempat les maupun di rumah.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Si Bungsu, Si Sulung, Wushu
Posted in Xie Xie Jiao Lian!
E-book Si Kaki Putih, Si Kaki Hitam, dan Si Cokelat
November 9th, 2011 Posted 10:00 am

Si Kaki Putih, Si Kaki Hitam, dan Si Cokelat
G. Lini Hanafiah & Mikayla Karissa Denel
ISBN: 978-979-18815-5-5
Penerbit: Via Lattea Foundation
60 hal
18×18 cm
Untuk mengunduh, silakan klik di sini.
Tags: Buku, Homeschooling, Jurnal, Pendidikan, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in E-book Si Kaki Putih Si Kaki Hitam dan Si Cokelat
Menganyam Gedebog Pisang
November 4th, 2011 Posted 5:41 pm
Gedebog pisang oleh-oleh dari tante Ratna Kusuma Halim masih saja nganggur di tempatnya. Mau dibuat gantungan pisang atau sejenisnya kok sayang ya? Jarang-jarang nih dapet gedebog pisang. Akhirnya, gimana kalau dianyam aja? Si Sulung dan Si Bungsu kan belum pernah menganyam.

Berhubung gedebong pisangnya kaku dan ukurannya tidak sama (panjang/lebar), jadi ditempel aja dulu di lantai. Sebagian dari berjajar vertikal, sisanya berjajar horisontal.


Pelan tapi pasti. Si Sulung dan Si Bungsu belajar cara menganyam. Sabar, teliti, dan tekun.
Ini dia hasilnya! Mirip kipas tukang sate ya?
Besok, kita mendaur ulang apa lagi ya?
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Si Bungsu
Posted in Menganyam Gedebog Pisang
Frame It Sepeda versi Vyel-Lini
November 4th, 2011 Posted 5:14 pm
Sepeda
Kenapa sepeda? Benda satu ini lagi lengket banget sama anak-anak. Mereka rela bangun pagi-pagi pasang alarm demi naik sepeda. Biasanya mereka bangun bisa jam 9 pagi.
Berhubung Si Bungsu lebih condong ke urusan mekanik, maka versi Vyel untuk mengingatkan dia sama prinsip dasar mekanika.
bahan yang diperlukan, masih dari barang bekas
bikin rodanya dari art carton
tempel roda yang sudah dihias di atas kertas biru. tempel kertas biru di atas kertas putih. tempel lagi di atas karton 3mm
tempel “gear driver” di antara 2 roda
tempel “gear follower” kecil di roda belakang
gambar rantai yang menyambung dua gear
jadinya seperti ini ^^
belajar:
- rigid shape (bentuk segitiga)
- gear searah
- gearing up (driver lebih besar dari follower)
- fungsi rantai untuk menyambung 2 gear
sesi 1 dikerjakan tgl 2 Sept.
sesi 2 dikerjakan tgl 5 Sept.
*bu guru mana yang tahan pending kerjaan kayak gini? >.<
Tags: Homeschooling, Si Bungsu
Posted in Frame It Sepeda versi Vyel-Lini
Belajar Itu…
May 2nd, 2011 Posted 3:27 pm
Hari Pendidikan Nasional 2011 di mata Si Sulung Mikayla (8 tahun) & Si Bungsu Gavryel (5 tahun).
Belajar itu…
Di luar kelas, rekreasi sambil belajar
Supaya pintar dan tahu banyak hal. Jadi, aku bisa ngajar anak-anak.
Tidak mengenal usia. Orang dewasa, kakek-nenek semua harus belajar supaya pintar terus.
Tags: Dunia Anak, Homeschooling, Si Bungsu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Belajar Itu...
Bukan Pawai Kostum
April 21st, 2011 Posted 3:20 pm
Entah mengapa, Hari Kartini selalu identik dengan pawai berkostum. Sejak TK sampai punya anak berumur 8 tahun, aku masih gak ngerti. Apa hubungannya Ibu RA Kartini yang mulia dengan kostum itu ya?
Mungkin maksudnya supaya anak perempuan Indonesia bisa memiliki berbagai profesi, bukan cuma ngendon di dapur. Pertanyaannya: yang ikut pawai itu kan ada anak laki-laki juga, apa mereka juga ikut emansipasi wanita?
Buatku yang memilih untuk mendidik anak di rumah dan tidak ke sekolah, lebih tepat kalau pawai kostum itu dirayakan di Hari Anak Nasional. Biar anak-anak mengenal berbagai profesi seperti penyulih suara, jurnalis, aktor dan aktris, seniman, bahkan juga pedagang di pasar.
Tags: Dunia Anak, Homeschooling, Si Bungsu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Bukan Pawai Kostum
Hormat… G’rak!!
August 18th, 2010 Posted 12:56 pm
Sejak jadi homeschooler, ini adalah tahun pertama kami dengan suasana tanpa-upacara-di-sekolah. Apalagi karena momen ini jatuh di bulan puasa, alhasil di rumahku tidak ada kegiatan apapun. Si Sulung masih lumayan pernah ikut acara 17-an 3 kali, sementara Si Bungsu baru pertama kali ikut tahun lalu.
Pagi-pagi, menikmati upacara dari tivi. Seorang sahabat mampir ke rumah sembari menunggu anaknya yang upacara di sekolah dan bertanya, “Anak homeschooling ga upacara dong?” Pesan yang sama kuterima dari sahabat lain lewat surel. Hm… otakku gatal pingin bikin sesuatu. “Ilmu” mekanikku dan Si Ayah minim banget. Belum paham “ngelotok” soal teori seputar gear dan sebagainya. Yang penting semangat dulu! Kupandangi science set yang menanti dengan sabar untuk dirakit. Bikin apa ya…?
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotika, Si Bungsu, Si Sulung
Posted in Hormat… G’rak!!
Road to IRO 2010: Catat, Analisa, Perbaiki!
June 16th, 2010 Posted 9:19 am
Rapor sudah diterima!
Libur telah tiba!
Si Sulung dan Si Bungsu sudah pamitan dengan sekolah lamanya. Penuh menjadi homeschooler!
Liburan. Hm… ngapain ya? Eh, lupa! Kan Si Sulung mau persiapan buat Indonesian Robotic Olympiad (IRO) 2010. Emang sih, masih tgl 14 Agustus nanti. Tapi kan, sekarang aja belum tau mau bikin model apa. Mumpung liburan, bisa latihan setiap hari nih.
Target yang harus dibuat: mobil model Tamiya. Untuk kategori Road Runner, model tidak terlalu diperhitungkan, kecepatan yang perlu perhatian penuh. Aku harus belajar apa itu gear, axle, half bashing, full bashing, pulley, dan masih banyak lagi. Hm… mari menjadi mekanik!
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotika, Si Bungsu, Si Sulung
Posted in Road to IRO 2010: Catat Analisa Perbaiki!
“Toilet!”
April 19th, 2010 Posted 9:37 am
Menjadi ibu beranak dua rasanya sama seperti ibu beranak satu: selalu penuh kejutan! Si Sulung memang menjadi “bahan eksperimen”. Jika berhasil, akan diterapkan pada Si Bungsu. Niatnya begitu. Pada kenyataannya, hasil ekperimen yang berhasil itu belum tentu juga berhasil pada adiknya. Kembali ke no: eksperimen ulang!
Begitu juga di urusan membaca. Si Sulung diajarkan membaca ketika usia empat tahun lewat pengenalan huruf, baru pengenalan kata. Berhasil. Diterapkan pada Si Bungsu, tetap nihil. Ganti strategi. Langsung kenalkan bentuk kata pada Si Bungsu, baru diurai hurufnya. Berhasil!
Setelah mampu membaca dan menuliskan namanya sendiri—meskipun masih gagap untuk mengeja—Si Bungsu mulai fasih “membaca” beberapa simbol petunjuk dan logo macam “ATM BCA”, “McDonald’s”, “KFC”, dan banyak lagi. Jika logo itu berbentuk kata memang agak sulit membacanya.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Si Bungsu, the De.N.eL.s
Posted in “Toilet!”
Drama Lain dari Sebuah Kompetisi
April 14th, 2010 Posted 11:43 am
Jakarta Junior Robotics Competition 2010
Robotics Education Center (REC)
Setelah latihan keras selama dua bulan dan super intensif selama dua minggu, akhirnya tiba juga waktunya. Ajang kompetisi terbesar yang pernah diikuti Si Sulung dan Si Bungsu, apalagi cakupannya nasional (ada peserta dari Pekanbaru juga lho!). Sejak anak-anak menjadi outschooler (terdaftar di sekolah konvensional tapi mengikuti program homeschooling), ajang ini menjadi sangat penting. Ini akan masuk ke “rapor” berbentuk jurnal mereka. Deg-degan, pasrah, gugup, panik, semua jadi satu.
Gavryel Griffin Denel dengan nomor peserta 67 terdaftar dalam kategori Mozaic 1D (usia 4-5 tahun) bersaing dengan 16 peserta.
Mikayla Karissa Denel dengan nomor peserta 120 terdaftar dalam kategori Mozaic 3D (usia 6-7 tahun) bersaing dengan 23 peserta.
Ada lagi kategori juara favorit berdasarkan polling SMS yang dikirimkan dengan hadiah ponsel.
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotika, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, Syukur, the De.N.eL.s
Posted in Drama dari Sebuah Kompetisi








