Posts Tagged ‘the De.N.eL.s’
To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Kembali Waras, Kembali Cerdas)
January 5th, 2010 Posted 4:52 am
Tags: Bandung, Buku My Life is An Open Book, Cinta, Doa, Harapan, Kasih, Keluarga, Luka Batin, Perjalanan, Si Ayah, Si Ibu, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in To Infinity and Beyond
To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif)
January 4th, 2010 Posted 9:16 pm
Tags: Bandung, Buku My Life is An Open Book, Cinta, Doa, Harapan, Kasih, Keluarga, Luka Batin, Perjalanan, Si Ayah, Si Ibu, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in To Infinity and Beyond, To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat-Bodoh-Primitif)
Bandung, Pernikahan
December 22nd, 2009 Posted 5:08 pm
Tags: Bandung, Buku My Life is An Open Book, Doa, Gereja, Harapan, Keluarga, Natal, Perjalanan, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond, Yuk Nulis!
Posted in Bandung Pernikahan, To Infinity and Beyond
Natal, Selalu Istimewa
November 30th, 2009 Posted 11:14 pm
Tags: Doa, Gereja, Harapan, Kasih, Keluarga, Natal, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Natal Selalu Istimewa
Doa Ulang Tahun Buat Ayah
November 10th, 2009 Posted 12:25 am
Mungkin dia bukan Suami yang baik
Dia tidak romantis dan tidak pernah merayu
Dia lebih penuh perhatian pada urusan kantor
Dia bisa menunda kepentingan keluarga di atas kepentingan kantor
Mungkin dia bukan Ayah yang baik
Dia tidak peka dan tidak penuh perhatian
Dia bukan sosok panutan yang baik
Dia lebih suka lembur daripada libur
Diam-diam, kami selalu berdoa
Agar Ayah bisa jadi sahabat kami
Yang lucu dan konyol
Tempat bercerita dan belajar
Tuhan,
Kembalikan Ayah yang dulu agar bisa jadi sahabat kami
Amin.
Selamat Ulang Tahun, Ayah!
Peluk-cium dari Ibu, Yla dan Vyel
10.11.09 | 12.01am
Tags: Doa, Puisi, Si Ayah, Syukur, the De.N.eL.s
Posted in Doa Ulang Tahun Buat Ayah
Hadiah Jujur dari Anak-anak
November 2nd, 2009 Posted 9:15 am
Kartu-kartu ini diberikan pada kami kemarin pagi setelah sarapan.
“Ayah sama Ibu merem dulu!” Begitu teriak Si Sulung dan Si Bungsu sambil kembali ke meja makan.
“Sekarang buka matanya. Surprise!!” Keduanya mengacungkan gambarnya masing-masing.
“Happy anniversary, Ibu!” kata mereka sambil mendekap erat dan mendaratkan ciuman di pipiku.
“Happy anniversary, Ayah!” kata mereka juga sambil mendekap erat dan mendaratkan ciuman di pipi Si Ayah.
Tags: Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in Hadiah Jujur dari Anak-anak
Lebaran Terakhirku
September 21st, 2009 Posted 5:20 pm
Tags: Doa, Kasih, Keluarga, the De.N.eL.s
Posted in Lebaran Terakhirku
Mental Pendidikan Plagiat
August 6th, 2009 Posted 7:54 pm
Karena sudah Surat Permohonan Maaf yang layak dimuat di http://lensadarbi.blogspot.com/2009/08/surat-untuk-ibu-g-lini-hanafiah_15.html, maka atrikel ini saya edit.
Siang tadi, iseng-iseng aku buka www.copyscape.com. Sebuah layanan situs yang bisa mendeteksi apakah blog kita dikopi orang. Biasanya, hasil yang keluar ya dari blogku juga atau dari www.yuknulis.com, blog yang aku bangun untuk mewadahi teman-teman penulis pemula. Begitu keluar hasilnya dari blog lain, aku pikir memang “dipinjam”, karena aku sering mengalami begitu. Isi di-copy paste. Utuh, tidak kurang tidak lebih. Biasanya, setelah aku beri komentar, mereka minta ijin baik-baik. Lagipula, mereka tidak membubuhkan nama mereka seolah-olah itu adalah karya mereka.
Tapi ini berbeda. Judul aslinya “Aku Tidak Bodoh, Ma” diganti dengan “Hari Anak Nasional 2009″, gambar Si Sulung dan Si Bungsu diganti dengan clipart seorang gadis kecil berjilbab, lalu diberi nama penulisnya “Adie Adrie“. Seketika kepalaku terasa panas, badan gemetar menahan emosi. Kenapa begini?
Tags: Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Mental Pendidikan Plagiat
Adventurous Holiday
July 8th, 2009 Posted 12:01 am
Kamis, 2 Juli 2009 pagi, tujuan Ciputih, Ujung Kulon, waktu keberangkatan jam 8 pagi (mulur dari rencana berangkat subuh), perkiraan waktu perjalanan 6 jam naik Si Putih. Dari Bekasi, potong jalan langsung ke BSD terus ke Tangerang. Keluar di pintu tol Serang Barat, lewat Menes. Si Sulung dan Si Bungsu semangat sekali sejak seminggu lalu. Segala peralatan main pasir sudah disiapkan. Sampai di Panimbang, mulai terlihat pasir pantainya yang putih. Rasa lelah dan bete yang sempat hinggap mulai terobati. Wah udah deket nih. Tapi mana? Kok belum sampai juga? Ternyata dari Panimbang masih dua jam lagi. Melewati jalan berbukit naik-turun yang tidak mulus. Untuk ukuran sedan masih bisa lewat lah.
Tags: Perjalanan, Purbalingga, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Putih, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Adventurous Holiday
Juara Tanpa Piala
June 9th, 2009 Posted 5:44 pm
Sabtu sore kemarin tgl 6 Juni 2009, Si Sulung menari dan main angklung di acara Pentas Seni TKK Sang Timur, Cakung. Sejak seminggu sebelumnya, seperti biasa aku bertanya tarinya seperti apa blablabla. Seperti biasa, jawabannya, “Ya gitu deh…” Berbekal otak yang “hang”, aku cuma berpesan, “Nak, kalau menari itu yang semangat, jangan lemes seperti orang kurang makan. Kalau salah, menari aja terus, jangan berhenti. Senyum ya.”
Sabtu pagi, anak-anak mengadakan Gladi Resik. Dengan gegap gempita tentu aku menunggui dan merekam. Ekskul angklung tampil sebagai pembuka. Baru naik panggung, Si Sulung sudah senyum lebar. Serius sekali wajahnya menatap Ibu Guru Dirigen dengan not-not di papan. Pada pertengahan, lagi-lagi baru muncul senyumnya mengembang dengan lebar. Menarinya juga semangat sekali. Begitu selesai dia bertanya, “Bu, gimana tadi? Bagus gak?”
“Naahh… gitu dong! Anak Ibu kalau menari semangat.”
“Tapi kalau semangat jadi keringetan…”
“Ingat tante-tante yang latihan teater di sekolah Ibu waktu itu? Semua keringetan kan? Itu karena tampilnya semangat. Nanti dibilangin sama Om Ivan supaya make up dan sanggulnya gak luntur ya?”
Tags: Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Juara Tanpa Piala




