Posts Tagged ‘the De.N.eL.s’

Adventurous Holiday

No Comments »

July 8th, 2009 Posted 12:01 am

Kamis, 2 Juli 2009 pagi, tujuan Ciputih, Ujung Kulon, waktu keberangkatan jam 8 pagi (mulur dari rencana berangkat subuh), perkiraan waktu perjalanan 6 jam naik Si Putih. Dari Bekasi, potong jalan langsung ke BSD terus ke Tangerang. Keluar di pintu tol Serang Barat, lewat Menes. Si Sulung dan Si Bungsu semangat sekali sejak seminggu lalu. Segala peralatan main pasir sudah disiapkan. Sampai di Panimbang, mulai terlihat pasir pantainya yang putih. Rasa lelah dan bete yang sempat hinggap mulai terobati. Wah udah deket nih. Tapi mana? Kok belum sampai juga? Ternyata dari Panimbang masih dua jam lagi. Melewati jalan berbukit naik-turun yang tidak mulus. Untuk ukuran sedan masih bisa lewat lah.

(more…)

Juara Tanpa Piala

2 Comments »

June 9th, 2009 Posted 5:44 pm

Sabtu sore kemarin tgl 6 Juni 2009, Si Sulung menari dan main angklung di acara Pentas Seni TKK Sang Timur, Cakung. Sejak seminggu sebelumnya, seperti biasa aku bertanya tarinya seperti apa blablabla. Seperti biasa, jawabannya, “Ya gitu deh…” Berbekal otak yang “hang”, aku cuma berpesan, “Nak, kalau menari itu yang semangat, jangan lemes seperti orang kurang makan. Kalau salah, menari aja terus, jangan berhenti. Senyum ya.”

Sabtu pagi, anak-anak mengadakan Gladi Resik. Dengan gegap gempita tentu aku menunggui dan merekam. Ekskul angklung tampil sebagai pembuka. Baru naik panggung, Si Sulung sudah senyum lebar. Serius sekali wajahnya menatap Ibu Guru Dirigen dengan not-not di papan. Pada pertengahan, lagi-lagi baru muncul senyumnya mengembang dengan lebar. Menarinya juga semangat sekali. Begitu selesai dia bertanya, “Bu, gimana tadi? Bagus gak?”
“Naahh… gitu dong! Anak Ibu kalau menari semangat.”
“Tapi kalau semangat jadi keringetan…”
“Ingat tante-tante yang latihan teater di sekolah Ibu waktu itu? Semua keringetan kan? Itu karena tampilnya semangat. Nanti dibilangin sama Om Ivan supaya make up dan sanggulnya gak luntur ya?”

(more…)

Hari Ini Umur Yla 6 Tahun

No Comments »

May 13th, 2009 Posted 12:01 am

Yla sayang,
Hari ini umur Yla 6 tahun. Tahu apa artinya?
Artinya, hari ini Yla sudah jadi anak besar, bukan anak kecil lagi. Sebentar lagi masuk SD.
Artinya, Yla tidak lagi merengek dan merajuk. Apapun yang Yla rasakan, belajarlah untuk diungkapkan bukan dengan menangis.

Yla sayang,
Hari ini Yla belajar untuk mengatur uang saku. Tahu apa artinya?
Artinya, Ayah dan Ibu ingin Yla belajar untuk mengatur sendiri hidup Yla.
Artinya, Ayah dan Ibu juga belajar untuk percaya Yla bisa belajar mengatur sendiri hidup Yla.

(more…)

Lepas Keluarga

No Comments »

April 27th, 2009 Posted 7:42 pm

Acara Lepas Keluarga. Begitu yang tertera di surat dari sekolahnya Si Sulung. “Diharapkan agar anak-anak mandiri…”

Lepas Keluarga adalah acara di mana anak-anak menginap di sekolah tanpa didampingi orang tua. Orang tua diminta untuk membawakan alas tidur, bantal dan selimut. Anak-anak juga diperbolehkan membawaboneka kesayangan atau dot. “Bu, masa anak TK B bawa dot? Hii… malu udah gede…!” Gitu kata Si Sulung. Si Bungsu jadi ikut ketawa ngakak.

Jadilah hari Jumat-Sabtu tgl 24-25 April 2009 kemarin, aku, Si Ayah dan Si Bungsu mengantar Si Sulung ke sekolahnya. Pagi itu, anak-anak TK B diliburkan untuk persiapan acara. Dijadwalkan kumpul jam 16.00, kami terlambat 20 menit. Si Sulung langsung menghambur ke barisan tempat teman-temannya duduk berkumpul. Tidak ada salam perpisahan khusus, entah dia sangat antusias sampai lupa atau memang tidak merasa perlu. Gerbang sekolah sengaja ditutup agar para orang tua tidak “mengganggu” acara.

(more…)

Kemping Ulang Tahun Ibu

No Comments »

March 9th, 2009 Posted 10:02 pm

makan

“Unity in Diversity” bersama Bp. Uskup
Orang Muda Katolik Sarimawartoba
(Sumbersari, Margahayu, Waringin, Moh. Toha, Buah Batu)
Ranca Upas, Ciwidey, Bandung
7-9 Maret 2009

Tambah Usia – KLA Project – Klasik

Bertambah satu usiamu
Oh semoga penuh warna
Semakin indah hatimu
Berikan cinta tuk semua

Kau telah tercipta
Sebagai insan istimewa
Tumbuh dalam jiwa
Terus bahagia dan raih cita

Syukur tuk Yang Kuasa
Atas beragam anugerah
Kusertakan doa
Panjang umur kasih berlimpah

Ikuti hidup yang mengalir
Dan reguklah hingga akhir
Karena dunia terus berubah
Jangan kau terlena dan goyah

(Tambah Usia, KLa Project)

Setahun lalu pada ulang tahunku, Tuhan berkenan memberi kesempatan aku mempublikasikan buku “My Life is An Open Book” yang saat itu berupa e-book dan kubagi gratis. Ulang tahunku kali ini, Tuhan berkenan memberi kesempatan aku untuk menikmati indahnya hutan dan gunung bersama orang-orang terkasih dan teman-teman. Di tengah 400 orang peserta dan panitia dari 5 paroki sekeuskupan Bandung: Sumbersari, Margahayu, Waringin, Moh. Toha dan Buah Batu. Termasuk Bp. Uskup Bandung Mgr. Pujasumarta, Fr. Haryanto dan Pastor Wahyu. Di udara yang dingin menggigit, di ketinggian sekitar 2000m, menikmati bintang yang bersinar pada jam 5 pagi dan kabut tebal yang masih ada hingga jam 6.30.

Sabtu dini hari 7 Maret 2009, aku meluncur ke Bandung bersama Si Ayah, Si Bungsu dan Si Sulung. Pagi itu aku ada janji bertemu dengan Ibu Pud di kediaman Mgr. Puja untuk merayakan Ekaristi harian. Ibu Pud adalah seorang pembacaku yang hidupnya dramatis, akan kuceritakan lain kali. Singkatnya, Ibu Pud demikian terinspirasinya sampai hidupnya yang mati suri selama sekitar 2 tahun kini kembali “hidup”.

(more…)

“Mudik” ke Borromeus: 2 Minggu

No Comments »

January 5th, 2009 Posted 4:43 pm

Selama 2 minggu kmaren aku “mudik” ke Borromeus. Ngapain? Nemenin Mama Mertua. Berangkat tgl 22 bertiga sama anak2, Si Ayah nyusul tgl 24 nunggu majalahnya kelar. Toh gak kelar juga, tapi karna surat cuti sudah di tangan ya tinggal aja…

Mama Mertua penderita diabetes, ada luka di kakinya. Awalnya sederhana, kakinya yang sering kapalan diguntingi padahal Si Emak punya penyakit diabetes. Karna diguntingi, artinya kan luka meskipun ga berdarah. Jadinya kulit telapak jempol kakinya bolong. Karena tidak berdarah dan tidak pedih, dianggapnya tidak luka. Dari luar memang bolong kecil, dalamnya siapa tahu?

(more…)

Ketika Berkah Bapa Uskup Mampir ke Borromeus

No Comments »

December 18th, 2008 Posted 11:54 am

Mo Puja & Mom Tjiok @ Borromeus

Mom Tjiok, Si Emak, sakit. Awalnya sederhana, kakinya yang sering kapalan diguntingi padahal Si Emak punya penyakit diabetes. Karna diguntingi, artinya kan luka meskipun ga berdarah. Jadinya kulit telapak jempol kakinya bolong. Nah lukanya itu beberapa bulan lalu bengkak dan Emak sempat mondok sebentar di Borromeus, lalu rawat jalan.Memang sejak itu, Emak yang hidupnya di dapur harus memperban jempol kakinya supaya tidak masuk kotoran.

(more…)

Kel. Oey Tjiok Nio

No Comments »

November 5th, 2008 Posted 4:29 am

Atas: Wahyudi (Didi) – Anak, Adam – Menantu, Danny – Anak
Tengah: Ling Ling – Menantu, Mamah Oey Tjiok Nio, Ida – Anak, Lini – Menantu
Bawah: Indra (anak Ida), Gavryel (anak Danny), Aaron (Anak Wahyudi), Mikayla (anak Danny), Michelle (anak Wahyudi), Ezra (anak Ida)

Mikayla Chatting

No Comments »

April 26th, 2008 Posted 11:53 am

Mikayla duduk di TK A, bulan depan adalah ulang tahunnya yang ke-5. Di usianya, ia sudah pandai sekali menulis dan membaca. Ibu gurunya bahkan pernah bertanya, “Mikayla les baca-tulis ya? Kok pinter sekali?”

Aku sebagai ibunya tentu saja bingung. Bukankah justru seharusnya ibu gurunya yang lebih tahu? Biasanya anak belajar baca-tulis di sekolah. Mungkin karena Mikayla yang nyentrik sering diam saja dan tidak mau pamer bakat maka gurunya jadi kurang sadar.

Di rumah memang banyak sekali buku dari cerita anak-anak sampai ensiklopedi anak dan atlas anak. Untuk berdoa saja kadang Mikayla lebih senang sambil membaca dari buku doa anak.
Sejak Mikayla pandai membaca. sulit untuk menyembunyikan apa yang kutulis dan kubaca. Untuk menulis memang kadang dia masih salah menulis bentuk huruf. Lain ceritanya kalau mengetik di komputer.

Belakangan, karena aku sibuk menyelesaikan penulisan buku, dia jadi tertarik mengetik di komputer. Mikayla bahkan sudah mulai ikut menulis sebuah cerita.

Efek lain dari kepandaiannya membaca dan menulis (baca: mengetik), dia sekarang punya hobi baru: chatting! Demi menghemat pulsa telepon, aku dan Ayahnya biasa chatting. Koneksi internet di rumah tidak memakai sambungan telepon. Jadi cukup hemat untuk berkomunikasi.
Jadi, Mikayla yang cerdas sering mengintip ibunya chatting dengan siapa saja dan kerap bertanya,”Bu, Ayah bilang apa?”

We love you, Emak!

No Comments »

May 30th, 2007 Posted 2:39 am

Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya.
But it happened.
Cucu mampu meluluhkan hati seorang nenek.
It happens.
Dengan segala kebesaran hati, kekuatan doa dan kesabaran,
mampu meluluhkan hati yang keras.
Seperti ombak yang mampu mengikis batu karang.
Kasihmu tak terkatakan.
Cukup melalui perbuatan.
Dan itu sangat berarti untuk kami semua…

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan
dalam hati mereka.”